Pembalap berusia 23 tahun itu memimpin balapan ini dengan nyaman sejak awal balapan. Dia hanya kehilangan posisi terdepannya pada Jenson Button saat pit di lap 25. Dia kembali memimpin balapan setelah Button pit di lap 40.
Sementara itu Alonso, yang sejak awal dijagokan akan menjadi juara dunia musim ini karena memulai balapan diurutan ketiga, harus merelakan impiannya sirna semenjak awal balapan. Ia didahului Button saat start sehingga ia turun ke posisi keempat.
Keadaan semakin runyam baginya setelah Vitantonio Liuzzi bertabrakan dengan mobil Michael Schumacher pada awal perlombaan sehingga safety car masuk mengamankan balapan. Alonso tidak mampu memanfaatkan celah itu, dimana Nico Rosberg, Robert Kubica, dan Vitaly Petrov memanfaatkannya untuk finish di urutan keempat, kelima dan keenam, dan mendepak Alonso dan Webber.
Semuanya bermula ketika Mark Webber melakukan pit lebih awal di lap 11 untuk mengganti bannya. Setelah pit ia, memulai kembali balapan di posisi 16.
Merespons strategi Webber, Ferrari menyuruh Felipe Massa untuk pit pada lap 14 dengan asumsi dia akan berada di depan Webber dan menghalanginya. Tapi ternyata ia tidak bisa karena keluar pit tepat dibelakang Webber.
Bersamaan dengan itu, Ferrari juga menyuruh Alonso pit di lap 15 agar dia bisa tetap berda di depan Webber. Strategi itupun berhasil, sayangnya ia harus berada di belakang Petrov dan Rosberg, yang pit lebih awal ketika safety car masuk. Itu berarti meskipun Alonso berada di depan Webber, ia tidak akan finish di peringkat empat, posisi minimal yang ia butuhkan agar bisa menjuarai musim ini.
Posisi Alonso semakin sulit ketika Robert Kubica, yang berada di peringkat dua, tidak pit hingga lap 45, dan memulai kembali balapan di urutan lima. Buntutnya sampai balapan berakhir, Alonso tidak mampu menyodok ke peringkat empat karena tidak mampu mendahului Petrov, Kubica, dan Rosberg.
Dengan posisi Webber dan Alonso, yang berada tidak di posisi yang disyaratkan untuk jadi juara dunia, Lewis Hamilton menjadi satu-satunya ancaman terbesar bagi Vettel. Sayangnya ia tidak mampu mendahului Kubica, yang pit di lap 45, sesegera mungkin sehingga selisih waktunya menjadi 10 detik saat pembalap Renault itu pit. Diharuskan finish diurutan pertama jika ingin menjadi juara dunia, Hamilton hanya mampu finish di peringkat dua di belakang Vettel.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar