Selasa, 30 September 2014

Lorenzo Menangkan Drama Balapan di GP Aragon

Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo memenangkan 'drama' seri balapan MotoGP di Sirkuit Aragon, Ahad (28/9/2014).  Disebut drama, karena sejak awal balapan 'drama' sudah terjadi di GP Aragon.

Pertarungan sengit langsung dipertontonkan selepas start dimulai. Pedrosa yang start dari posisi kedua sempat memimpin setengah lap sebelum akhirnya Marc Marquez memimpin balapan diikuti pebalap Yamaha Jorge Lorenzo, dan Pedrosa di posisi ketiga.

Nasib sial dialami pebalap Pramac Racing Ducati Andrea Iannone. Start di posisi ketiga, pebalap asal Italia itu harus terjatuh saat balapan baru berjalan satu putaran. Tak hanya Iannone, pebalap Yamaha Valentino Rossi juga mengalami hal serupa saat balapan baru berjalan tiga putaran.

Rossi yang telat melakukan pengereman saat akan memasuki tikungan menghindar untuk tidak menabrak Pedrosa, namun sayang dirinya harus jatuh karena terpeleset. Ia nampak tidak bergerak setelah terjatuh dan terlihat ditandu oleh petugas medis.

Perlawanan sengit ditunjukkan Lorenzo guna meraih kemenangan pertamanya musim ini. Pada lap ke-7 lorenzo mampu mengambil alih pimpinan balapan setelah mampu mendahului Marquez.

Pertarungan sengit diperlihatkan untuk memperebutkan posisi pertama. Pada lap ke-11, Baby allien kembali mengambil alih pimpinan balapan dari Lorenzo. Pada lap ke-14 kembali Lorenzo memimpin balapan.

Tak lama, satu putaran kemudian Lorenzo mampu dibalap oleh dua pebalap sekaligus, Pedrosa dan Marquez. Saling menyalip terjadi pada lap ke-16 antara duo Honda, Pedrosa dan Marquez.

Menginjak lap ke-17, hujan mulai turun di Sirkuit Motorland, Aragon. para pebalap pun bergegas masuk pit untuk mengganti motor mereka dengan ban basah. Namun tidak dengan Marquez dan Pedrosa yang masih mencoba untuk terus melanjutkan balapan dengan ban kering.

Keputusan tersebut nampaknya merupakan keputusan salah bagi kedua rider tersebut. Balapan tersisa empat putaran, Pedrosa terjatuh sementara di putaran berikutnya giliran rekan setimnya Marc Marquez yang terjatuh, meskipun keduanya mampu melanjutkan balapan kembali.

Lorenzo yang sempat mengganti motornya mengambil keuntungan dari jatuhnya Marquez dan Pedrosa dengan memimpin balapan pada dua putaran terakhir. Alex Espargaro dan Carl Crutchlow mengikuti di posisi kedua dan ketiga.

Lorenzo akhirnya mampu mempertahankan posisinya hingga akhir balapan dan pebalap tuan rumah itu akhirnya sukses memetik kemenangan pertamanya musim ini. Lorenzo pun meraih juara pertama untuk kali pertama di musim ini. Sedangkan bagi Espargarao dan Crutchlow, ini merupakan podium pertama mereka di musim ini.

Berikut hasil lengkap Grand Prix Aragon:

1. Jorge Lorenzo    ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)    44m 20.406s
2. Aleix Espargaro    ESP NGM Forward Racing (Forward Yamaha)    44m 30.701s
3. Cal Crutchlow    GBR Ducati Team (Desmosedici)        44m 30.718s
4. Stefan Bradl        GER LCR Honda MotoGP (RC213V)        44m 32.124s
5. Bradley Smith    GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)    44m 49.889s
6. Pol Espargaro    ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)*    44m 50.092s
7. Alvaro Bautista    ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V)    44m 50.169s
8. Hiroshi Aoyama    JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R)        44m 58.247s
9. Nicky Hayden        USA Drive M7 Aspar (RCV1000R)        45m 3.363s
10. Scott Redding    GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)*    45m 14.343s
11. Danilo Petrucci    ITA IodaRacing Project (ART)        45m 20.230s
12. Alex De Angelis    RSM NGM Forward Racing (Forward Yamaha)    45m 21.124s
13. Marc Marquez    ESP Repsol Honda Team (RC213V)        45m 35.633s
14. Dani Pedrosa    ESP Repsol Honda Team (RC213V)        45m 44.932s
15. Yonny Hernandez    COL Pramac Racing (Desmosedici)        45m 58.661s
16. Michael Laverty    GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART)    +1 lap
17. Mike Di Meglio    FRA Avintia Racing (Avintia)*        +1 lap
18. Broc Parkes        AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)*    +1 lap
19. Hector Barbera    ESP Avintia Racing (Desmosedici)    +1 lap

(Tidak Finis)
Andrea Dovizioso    ITA Ducati Team (Desmosedici)        DNF
Valentino Rossi        ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1)    DNF
Andrea Iannone        ITA Pramac Racing (Desmosedici)        DNF
Karel Abraham        CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R)    DNF 

sumber : http://olahraga.metrotvnews.com/

Terjungkal, Marquez Akui Lakukan Kesalahan Fatal

Marc Marquez kembali gagal memetik kemenangan di balapan MotoGP. Kali ini, pembalap Repsol Honda itu gagal menjadi juara pada seri Aragon yang dilangsungkan Minggu (28/9).

Saat itu, Marquez harus terjungkal pada tikungan kedua di lap 21. Meski begitu, pembalap berjuluk Baby Alien itu tetap bisa menyelesaikan balapan di urutan ke-13. Marquez pun enggan mencari alasan tentang insiden yang menimpanya.



“Itu sepenuhnya kesalahan saya. Saya sudah bicara dengan tim sebelum balapan untuk membicarakan tentang strategi dari lintasan kering ke basa,” terang Marquez sebagaimana dilansir laman Crash, Senin (29/9).

Meski gagal juara, Marquez tetap kokoh di pucuk klasemen dengan koleksi 292 angka. Marquez juga tertolong setelah rekan setim sekaligus saingan terberatnya Dani Pedrosa terjungkal jelang balapan berakhir. Alhasil, Marquez kini tetap unggul 75 angka atas Pedrosa yang ada di urutan kedua.

“Semuanya tergantung pada saya ketika sudah balapan. Sebab, tim mekanik tak tahu hal yang lebih baik dibandingkan saya ketika sudah berada di lintasan. Itu semua merupakan keputusan saya sepenuhnya,” tegas Marquez.

sumber : http://www.jpnn.com/

Pelajaran Berharga Pedrosa

Sama halnya dengan Marc Márquez, pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa juga bertanggungjawab untuk kegagalannya di GP Aragón, Minggu (29/9/2014) malam kemarin.
 
Pedrosa sebagaimana Márquez, ‘ngotot’ untuk terus mengaspal di trek licin akibat hujan dengan ban slick dan memilih tak masuk pit stop untuk mengganti motor dengan ban basah.
 
Akibatnya, Pedrosa pun jatuh di belokan pertama, jelang sesi race seri Alcañiz rampung. Kemenangan pun disabet Jorge Lorenzo yang justru bermain “aman” dengan mengganti motornya.
 

“Ya tentu saja itu kesalahan saya. Saya sendiri tak tahu mengapa (tak masuk pit) karena saya tak melakukannya. Pembalap-lah yang tahu situasinya di trek dan pastinya itu kesalahan saya. Tapi selalu sulit membuat keputusan di momen tersebut,” papar Pedrosa.
 
Momen di mana Pedrosa tengah gencar “menyerang” rekannya sendiri, Márquez ketika sudah mulai meninggalkan Lorenzo di belakang. Sayangnya, rintik-rintik hujan mengubah situasi.
 
“Pada empat lap pertama, kami masih bisa mencatatkan waktu lap yang kurang-lebih sama di trek kering. Saya berpikir soal berapa banyak waktu yang hilang jka saya masuk pit dan saya pun memutuskan untuk tidak ke pit hingga akhirnya,” lanjutnya.
 
Yang pasti, Pedrosa mengaku akan belajar dari kesalahannya ini dan setidaknya, rider yang sering disapa Pedrito itu tak mengalami cedera serius. Bahkan Pedrosa bisa melanjutkan balapan, kendati harus puas finis ke-14.
 
“Hal-hal seperti ini biasa terjadi dan kami harus mengambil sisi positifnya. Saya baik-baik saja setelah terjatuh dan saya masih bisa melanjutkan balapan,” imbuhnya lagi, seperti dilansir Crash, Senin (29/9/2014).
 
“Saat jatuh, saya pikir motornya hancur, tapi ternyata mesinnya masih hidup. Jadi, saya angkat lagi motornya dan melakoni satu lap lagi. Sedikit kecewa karena tak mendapat hasil bagus. Tapi pengalaman seperti ini sangat berguna sebagai pembelajaran,” tuntas Pedrosa.

sumber : http://sports.okezone.com/

Rossi Jatuh dan Gagal Finis di Aragon

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengalami kecelakaan ketika menjalani putaran keempat dari 23 lap GP Aragon, Minggu (28/9/2014). Rossi sedang berada di posisi keempat, di belakang Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa.

Rossi keluar lintasan ketika mencoba melewati Pedrosa. Dia kehilangan kendali dan terjatuh dengan keras. Rossi harus digotong oleh beberapa marshal untuk keluar area lintasan.



Rossi segera dibawa ke medical center untuk menjalani pemeriksaan, dan sementara dinyatakan tidak mengalami cedera serius.Sebelumnya, pada lap kedua, kejadian yang sama juga menimpa Andrea Iannone. Pebalap Pramac Racing tersebut juga tak bisa melanjutkan balapan.

sumber : http://olahraga.kompas.com/

Rabu, 17 September 2014

Rossi Juara, Marquez Gagal Podium di Misano

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, bersinar di kandang dengan memenangi GP San Marino yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu (14/9/2014). Marc Marquez mendapat hasil terburuk musim ini dengan finis ke-15.

Dari pole position, Jorge Lorenzo melesat memimpin balapan, disusul rekan satu timnya, Rossi. Marquez melakukan start dengan baik dari posisi keempat dan langsung menempel duo Yamaha. Sementara Dani Pedrosa tersisih ke urutan ketujuh.

Memasuki lap kedua dari total 28 putaran, Marquez berhasil melewati Rossi, tetapi hanya bertahan beberapa saat. Pada putaran ketiga, kejadian sama berulang dan Rossi masih bertahan di urutan kedua.

Pada lap keempat, persaingan ketat terjadi antara Rossi dan Lorenzo. Rossi akhirnya berhasil melewati Lorenzo dan mendapatkan tempat pertama. Masih di putaran yang sama, Marquez juga berhasil melewati Lorenzo dan mendapatkan tempat kedua, di belakang Rossi.

Ketiga pebalap ini mulai terpisah dari rombongan. Di belakang mereka, Pedrosa tengah berusaha keras untuk melewati Andrea Iannone yang berada di posisi keempat.

Pada lap kedelapan, Pedrosa akhirnya berhasil melewati Iannone untuk mendapatkan tempat keempat. Pedrosa berusaha mengejar Lorenzo yang mulai terpisah dari Rossi dan Marquez.

Insiden terjadi pada lap ke-10 ketika Marquez terjatuh setelah kehilangan kendali ban depan saat mengerem. Dengan bantuan empat marshall, Marquez berhasil menyalakan motor dan kembali membalap. Dia berada di urutan ke-20. Ini adalah kecelakaan pertama Marquez saat balapan sejak Mugello 2013.

Rossi lepas sendiri di depan, unggul 2 detik lebih dari Lorenzo ketika balapan masih tersisa 19 putaran. Yamaha makin dekat dengan finis 1-2 pertama mereka sejak GP Portugal 2010 di Sirkuit Estoril.

Rossi mempertahankan posisinya hingga balapan berakhir. Ini adalah kemenangan pertamanya musim ini, atau yang pertama sejak GP Belanda tahun lalu. Lorenzo menyusul finis kedua, diikuti Pedrosa di posisi ketiga.

Sementara Marquez hanya bisa finis ke-15. Ini adalah kali kedua dia gagal naik podium musim ini setelah finis keempat pada GP Ceko. Dengan tambahan satu poin, Marquez masih kokoh sebagai pemuncak klasemen dengan 289 poin.

Rossi yang mendapat tambahan 25 poin, masih berada di urutan ketiga, hanya tertinggal satu angka dari Pedrosa.

Hasil Balapan GP San Marino, Minggu (14/9/2014):
1. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 44m 14.586s 
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 44m 16.164s 
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 44m 18.862s 
4. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 44m 20.096s 
5. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 44m 26.357s 
6. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 44m 33.585s 
7. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 37.686s 
8. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 44m 51.044s 
9. Cal Crutchlow GBR Ducati Team (Desmosedici) 44m 53.066s 
10. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici) 45m 0.464s 
11. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R) 45m 9.351s 
12. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 45m 11.361s 
13. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)* 45m 17.320s 
14. Alex De Angelis RSM NGM Forward Racing (Forward Yamaha)45m 28.132s 
15. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 45m 30.534s 
16. Leon Camier GBR Drive M7 Aspar (RCV1000R) 45m 35.346s 
17. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 45m 41.008s 
18. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* +1 lap
19. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Avintia) +1 lap 
Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward Yamaha) DNF 
Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) DNF 
Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) DNF 
Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* DNF 

Pole position:
Jorge Lorenzo SPA Yamaha 1m 33.238s

Official Misano MotoGP records:
Best lap:
Marc Marquez SPA Honda 1m 32.915s (2013)
Fastest race lap:
Jorge Lorenzo SPA Yamaha 1m 33.906s (2011)

sumber : http://olahraga.kompas.com/

Minggu, 14 September 2014

Tekad Lorenzo Maksimalkan Pole untuk Kejar Kemenangan

Jorge Lorenzo amat gembira dengan pole perdananya musim ini. Pebalap Movistar Yamaha itu kini bertekad memaksimalkannya untuk memburu kemenangan di Misano.

Lorenzo mencatatkan waktu terbaik di sesi kualifikasi MotoGP San Marino, Sabtu (19/3/2014) malam WIB. Ia mengungguli Andrea Iannone dari Pramac Racing dan rider Movistar Yamaha lainnya, Valentino Rossi, yang secara beruntun ada di posisi dua dan tiga.

"Akhirnya setelah sekian lama kami bisa meraih posisi pole jadi aku amat bangga. Sedari awal kami sudah kompetitif, tak seperti di Silverstone ketika kami punya sejumlah masalah," kata Lorenzo di Crash.

"Sepertinya Yamaha juga melaju dengan amat baik karena Valentino juga amat cepat," lanjutnya.

Kendatipun gembira dengan pole pertamanya musim ini tersebut, Lorenzo menegaskan bahwa yang terpenting kini adalah bagaimana memanfaatkan start terdepan itu untuk bisa meraih kemenangan dalam balapan, Minggu (20/3).

"Yang penting adalah besok, di situlah hari kami memburu poin jadi kami harus membuat start bagus untuk berusaha memimpin balapan dan menang.

"Berada di pole memberikan sedikit keuntungan di start jadi aku akan berusaha memaksimalkannya dan langsung menjauh di lap pertama. Takkan mudah untuk langsung menjauh karena Vale juga punya laju bagus dan akan ada para pebalap lain tapi aku akan berusaha," tegas Lorenzo.


sumber : http://sport.detik.com/

Rossi Puas Bisa Start di Baris Terdepan Lagi

Untuk pertama kalinya di musim ini, Valentino Rossi start di baris terdepan usai mencatatkan waktu tercepat ketiga di kualifikasi MotoGP San Marino. Puas, Rossi berharap bisa menjalani balapan dengan baik.

Rossi sejatinya tak berhasil mencatatkan waktu yang oke sepanjang tiga sesi latihan bebas di sirkuti Misano. Di sesi latihan bebas pertama, juara dunia sembilan kali itu hanya menempati posisi sembilan, kemudian melorot satu strip di sesi kedua.

Seiring cuaca yang membaik di mana sesi latihan bebas ketiga berlangsung kering, Rossi mulai menunjukkan peningkatan dengan menempati posisi enam. Selisih waktu dengan pebalap tercepat pun sudah di bawah setengah detik, jauh lebih baik dari dua sesi pertama yang selisihnya di atas dua detik.

Peningkatan signifikan dicatatkan Rossi di sesi kualifikasi. Mencatatkan waktu satu menit 33,302 detik, pebalap Yamaha itu menjadi yang tercepat ketiga dengan selisih hanya 0,064 detik dari sang rekan setim, Jorge Lorenzo, di posisi terdepan.

Hasil kualifikasi ini menjadi yang terbaik sejauh ini untuk Rossi. Terakhir kali dia start di baris terdepan adalah di MotoGP Australia musim lalu, juga dari posisi tiga.

"Pagi ini tidak begitu buruk tapi pada sore hari kami membuat sebuah langkah besar dengan setelan motor dan dengan ban yang sudah dipakai sebelumnya saya bisa sangat cepat, yang mana jadi hal terpenting untuk besok," kata Rossi dilansir Crash. 


"Saya sangat puas karena ini adalah pertama kalinya start baris terdepan di musim ini. Saya selalu kesulitan di kualifikasi. Di balapan terakhir, saya sudah mampu meningkatkan level untuk selalu berada di baris kedua, tapi start di baris terdepan sangatlah penting untuk besok. Jauh lebih mudah jika start di depan," lanjutnya.

"Saya juga sangat senang karena waktu putaran saya selisih sedikit dengan pole, saya merasa nyaman dengan motor, saya telah menjalani sesi latihan yang bagus, dan saya punya setelan yang bagus. Tampaknya Yamaha sangat kompetitif di sini jadi kami harus membereskan beberapa hal kecil dan siap untuk besok," demikian pebalap 35 tahun ini.

Rossi untuk sementara menempati posisi tiga di klasemen pebalap dengan nilai 189. Duo Honda Marc Marquez dan Dani Pedrosa menempati posisi satu-dua dengan torehan 288 poin dan 199 angka secara berurutan.

sumber : http://sport.detik.com/

Senin, 01 September 2014

Dani Pedrosa Hadapi Tikungan yang Sulit

Pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa tengah berjuang untuk mengatasi masalah grip atau daya cengkram pada motornya yang dialami pada sesi latihan bebas. Faktor cuaca akan sangat berpengaruh pada saat balapan nanti.
Lebih lanjut, Pedrosa mengatakan masalah aspal juga membuatnya kesulitan untuk berakselerasi. Menurutnya hal itu mempengaruhi daya cengkram motornya, ditambah temperatur cuaca saat balapan.
"Kami mencoba sesuatu pada motor tapi itu tidak membantu. Kami akan mencoba beberapa ide untuk membuat motor bekerja lebih baik pada trek ini," tuturnya.
"Aspal berubah dari sudut ke sudut dan anda akan merasakan perbedaan daya cengkram. Tapi jika kami bisa mendapat temperatur trek dan ide untuk sasis, mungkin kami bisa membuat ban bekerja lebih baik," tambahnya.
Permasalahan pada grip motor Pedrosa sebenarnya juga tidak jauh dari faktor cuaca yang kurang mendukung selama berjalannya sesi latihan hari pertama. Terlihat sirkuit Silverstone diselimuti suhu yang rendah, belum lagi adanya beberapa gundukan atau gelombang di beberapa area trek yang juga dikeluhkan oleh Marc Marquez.
Meskipun begitu, Dani Pedrosa dan timnya telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi permsalahan ini. Hal tersebut tentunya juga bergantung pada cuaca. Jika nantinya cuaca mendukung di hari selanjutnya, diharapkan solusi tersebut dapat berjalan dengan baik.
"Bahkan untuk mencari celah agar ban bekerja optimal, benar-benar sangat sulit. Tetapi kami sekarang melihat ada ide bagus untuk besok. Hal ini juga akan membantu kita jika suhu trek lebih tinggi," katanya.
"Saya pikir sebagian besar pebalap berjuang menghadapi hal serupa. Saya berharap bisa melakukan sesuatu dengan grip pada trek ini," katanya.
Pedrosa hanya mampu finis di posisi ke-10 pada sesi latihan pertama. Sementara di latihan bebas kedua ia hanya naik satu posisi ke posisi sembilan dengan catatan waktu terbaik 2 menit 3,41 detik. Ia tertinggal 1,2 detik dari Marquez yang keluar sebagai yang tercepat.
"Secara keseluruhan, hari ini sangat sulit. Kami memiliki masalah grip dan tidak mampu mendapatkan feeling terbaik diatas motor," kata Pedrosa.
"Sulit sekali rasanya untuk membuat temperatur ban bekerja maksimal, tapi kami akan memperbaikinya besok dan akan sangat membantu jika besok cuaca jauh lebih panas dari sekarang," katanya.

Rossi: Latihan Ketiga Akan Krusial

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengatakan bahwa sesi latihan ketiga GP Inggris yang akan berlangsung Sabtu (30/9/2014) pagi waktu setempat (sore WIB) akan krusial. Pada sesi latihan hari pertama, Jumat, Rossi hanya bisa berada di urutan ke-13 tercepat.

Catatan waktu terbaik Rossi adalah 2 menit 3,952 detik, lebih lambat 1,826 detik dari catatan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang mencatat waktu tercepat.

"Hari ini (Jumat) sangat sulit karena kami berharap bisa lebih cepat dan kompetitif, tetapi kami banyak mengalami kesulitan," kata Rossi, usai menjalani sesi latihan bebas kedua. "Besok (Sabtu) pagi akan penting bagi kami dan saya berharap cuaca akan bagus karena saya tidak berada di top 10, dan akan sangat penting untuk bisa langsung ke kualifikasi kedua."

Pada sesi latihan bebas kedua, Jumat, Rossi mengaku tidak merasa nyaman dengan motornya, terutama ketika memasuki tikungan. Pebalap 35 tahun ini juga khawatir dengan tantangan yang mungkin akan dihadirkan para pebalap open, yang memiliki keuntungan bisa memakai ban lebih lunak.

"(Pebalap) Ducati dan Scott Redding (open Honda) lebih cepat karena mereka memiliki keuntungan memakai ban lebih lunak dan sepertinya mereka bisa memakaianya saat balapan," ujar Rossi.

Rossi datang ke Sirkuit Silverstone dengan mengantongi 173 poin yang menempatkannya di peringkat ketiga klasemen sementara, di bawah Marquez dan Dani Pedrosa. Bersama pebalap lain, Rossi akan turun pada sesi latihan bebas ketiga yang berlangung hari ini, mulai pukul 09.55 waktu setempat (15.55 WIB).

Jorge Lorenzo Berharap Ban Motor Tidak Bermasalah

Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, berharap perso
alan ban tidak akan menjadi masalah pada hari perlombaan, Ahad, 31 Agustus 2014, di Sirkuit Silverstone, Inggris. Pasalnya di sesi latihan bebas, Sabtu, 30 Agustus 2014, ban motor yang digunakan tidak bekerja optimal.

Kondisi ini, membuat jarak Lorenzo dengan pesaingnya, Marc Marquez, semakin jauh. Tak mengherankan jika hasil sesi latihan bebas kedua membuat posisi Lorenzo berada di peringkat sebelas.

Hingga sesi latihan ketiga pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, masih mendominasi. Ia mencatatkan waktu terbaik 2 menit 01,906 detik. Tempat kedua dan ketiga masing-masing diisi oleh Andrea Dovizioso dan Dani Pedrosa.

Menanggapi penampilan Marquez, Lorenzo menyatakan sulit bagi Yamaha untuk mengimbanginya. Tak hanya sosok Marquez yang sedang dalam kondisi bagus tapi juga motornya amat mendominasi di 10 seri terakhir ini. 

Namun Lorenzo optimistis Yamaha masih bisa bersaing dengan Honda. "Saya berharap persoalan ban bisa diselesaikan," ucap pembalap asal Spanyol.

Marc Marquez Tampil Konsisten di Silverstone

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mendominasi sesi latihan bebas jelang lomba balapan MotoGP seri Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris. Pembalap asal Spanyol ini menjadi yang tercepat dalam empat kali sesi latihan bebas. Di tiap sesi latihan, catatan waktunya pun semakin membaik dibanding para rivalnya.

Secara bergantian, posisi kedua sepanjang sesi latihan bebas ditempati oleh Andrea Dovizioso dari Ducati; rekan satu timnya, Dani Pedrosa; dan duo Yamaha: Valentino Rossi serta Jorge Lorenzo. Jika mampu tampil konsisten, ia bukan tidak mungkin akan merebut start terdepan atau pole position pada lomba balapan, Ahad, 31 Agustus 2014. 

Sepanjang seri Grand Prix ke-11, penampilan pembalap 21 tahun ini memang selalu konsisten. Buktinya, ia sukses menyikat habis sepuluh Grand Prix dengan meraih podium utama. Koleksi angkanya pun melesat jauh meninggalkan para pesaingnya. 

Di klasemen pembalap, Marquez mengumpulkan 263 angka meninggalkan Dani Pedrosa, yang berada di tempat kedua dengan 186 poin. Satu-satunya seri yang gagal ia raih ialah kala tampil di Sirkuit Brno, Republik Cek, 17 Agustus lalu. Adalah Pedrosa, yang berhasil mematahkan sepuluh kemenangan beruntun Marquez. Ia hanya finis di tempat keempat di belakang Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.

Ia pun mengatakan sudah tidak sabar untuk kembali bersaing lagi. "Lomba kemarin merupakan yang terburuk sepanjang seri ini," tutur Marquez. Tim Repsol Honda, ujar ia, sudah menemukan masalah yang terjadi di balapan sebelumnya. Ia pun yakin bisa kembali naik podium utama di Silverstone. Apalagi Silverstone merupakan salah satu sirkuit kesukaannya.