Jumat, 18 Mei 2012

Pensiun Stoner: Crutchlow "Senang", Lorenzo Terkejut

Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo (kanan), bersalaman dengan pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, ketika bersaing di MotoGP 2011. Pada musim 2012 ini pun, kedua pebalap ini masih jadi favorit juara.
LE MANS, KOMPAS.com — Mantan juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, termasuk satu dari semua orang yang terkejut dengan keputusan pensiun yang diumumkan Casey Stoner saat konferensi pra-event GP Perancis, Kamis (17/5/2012) malam. Dia mengakui, apa yang disampaikan rivalnya dari tim Repsol Honda itu merupakan berita buruk bagi MotoGP.

Bintang Yamaha ini sedang bertarung ketat dengan Stoner dalam perburuan gelar juara dunia musim 2012. Dari tiga seri yang sudah dilakoni, Lorenzo hanya terpaut satu poin dari Stoner, yang kini memimpin klasemen sementara setelah memenangi dua seri terakhir.

"Ini sebuah kejutan bagiku, bagi siapa saja. Saya tidak mengharapkan itu. Saya mendengar rumor itu, dan saya berpikir ada kemungkinan. Namun, saya berpikir Casey akan melanjutkannya tahun depan," ungkap Lorenzo, yang duduk di samping Stoner dalam jumpa pers tersebut.

"Akan tetapi, sekarang dia sudah mengatakan kepada kita, dan saya pikir ini bukan berita bagus bagi MotoGP. Walau begitu, sudah menjadi keputusannya untuk bisa hidup tenang bersama keluarga. Kita harus menghormati itu."

Jika demikian, maka musim depan komposisi "the big three" bisa berubah. Jika sejak musim lalu persaingan di barisan depan hanya terjadi antara Stoner, Lorenzo, dan Dani Pedrosa (sebelumnya ada "the big four", tetapi istilah itu hilang seiring keterpurukan Valentino Rossi), maka bakal ada pebalap baru yang masuk dalam persaingan tersebut.

Tampaknya, Cal Crutchlow yang siap melakukan gebrakan tersebut. Pebalap satelit Yamaha Tech 3 ini sendiri yang mengakuinya ketika mendengar keputusan Stoner.

"Dengan Casey membuat pengumuman ini, mungkin dia bisa melambat dan membiarkan saya mendapatkan satu tempat di posisi tiga besar," ujar pebalap Inggris tersebut, yang tampil konsisten di barisan depan sejak awal musim 2012.

Sabtu, 28 April 2012

Lorenzo berharap mendapat yang terbaik

Jerez - Membalap di Spanyol membuat Jorge Lorenzo punya motivasi lebih karena dia ingin memberi kemenangan buat fansnya. Hal lain yang menjadi penyemangat adalah melanjutkan momentum juara yang sudah didapat.

Minggu (29/4/2012) malam WIB, seri kedua MotoGP musim 2012 akan digelar di Sirkuit Jerez. Lorenzo menyambut balapan tersebut dengan duduk sebagai pemuncak klasemen, setelah memenangi seri perdana di Qatar.

Berbekal kemenangan di seri pertama dan hasil bagus di Jerez musim lalu, Lorenzo berharap bisa mendapat yang terbaik saat balapan nanti. Hal mana akan dia persembahkan untuk fansnya di Spanyol.

"Qatar adalah start yang sempurna buat kami di musim ini; kami bekerja luar biasa sulit untuk bisa meraih kemenangan luar biasa itu. Sekarang kami menjalani balapan di kampung halaman sendiri, saya akan mencoba memastikan ada pertunjukan bagus untuk mereka," sahut Lorenzo dalam konferensi pers jelang balapan.

Menyimpan harapan besar untuk kembali menang, Lorenzo tetap menyebut duo Honda sebagai ancaman terbesar buatnya.

"Saya sangat antusias kembali ke Jerez lagi. Kami tampil bagus di sini saat tes dan selalu meraih hasil bagus. Kompetisinya akan tangguh; saya memprediksikan Casey (Stoner) dan terutama Dani (Pedrosa) akan sangat cepat...Semoga saja tidak hujan tahun ini," tuntas Lorenzo di Autosport.

Selasa, 24 April 2012

Lorenzo Berambisi Cetak Hat-trick di Jerez


Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, ketika memenangi GP Qatar, Minggu (8/4/12)

KOMPAS.com - Kemenangan pada seri pembuka MotoGP 2012 di Qatar pada awal bulan ini membuat Jorge Lorenzo sangat percaya diri. Pebalap utama Yamaha ini pun memasang target maksimal pada seri kedua di Jerez, supaya bisa mencetak hat-trick di sirkuit tersebut.

Juara dunia 2010 ini melakukan start yang sempurna di era perdana MotoGP mesin 1.000 cc, ketika mengalahkan duo Repsol Honda, Dani Pedrosa dan Casey Stoner, pada balapan malam di Qatar. Mantan juara dunia dua kali kelas 250 cc ini pun menatap GP Spanyol dengan penuh antusias, setelah merajai Sirkuit Jerez dalam dua musim terakhir.

Namun diakuinya, para pebalap RC213V tetap menjadi rival terberat dalam seri perdana di Eropa pada tahun ini, terutama Stoner dan Pedrosa, yang tampil impresif dalam tes pra-musim di Jerez pada bulan Maret lalu. Meskipun demikian, dia sangat yakin dengan ketangguhan Yamaha di sirkuit tersebut.

"Saya sangat senang kembali lagi ke Jerez. Kami sangat tangguh di sini dalam uji coba, dan saya selalu meraih hasil bagus. Kompetisi akan keras; saya berharap Casey dan terutama Dani menjadi sangat cepat," ujar Lorenzo.

"Qatar menjadi start yang sempurna dalam musim kami; kami bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan yang luar biasa. Sekarang kami akan menghadapi balapan di depan fans sendiri, saya akan berusaha meyakinkan bahwa kami akan memperlihatkan tontonan yang bagus bagi mereka! Semoga tidak hujan tahun ini!"

Manajer tim Wilco Zeelenberg juga merasa yakin bahwa Lorenzo bisa mewujudkan tekad untuk mencetak kemenangan ketiga secara beruntun di Jerez.

"Saya menantikan Jerez, karena selalu menjadi event yang hebat dengan begitu banyak penonton!" ujar pria asal Belanda ini. "Jorge sudah meraih kemenangan selama dua tahun berturut-turut; dan target kami adalah menjadikannya tiga kali!

"Setelah Qatar, kami sangat percaya diri dengan paketan motor, dengan kerja keras tim dan dengan penampilan Jorge. Kami menantikan hari Jumat untuk memulai lagi."

Saat uji coba pra-musim bulan Maret, Lorenzo hanya berada di urutan kedua. Dia terpaut 0,173 detik dari juara bertahan MotoGP, Stoner, dan memiliki margin yang serupa atas Pedrosa. Kompatriotnya asal Spanyol ini berada di urutan ketiga.

Sementara itu pada GP Jerez musim lalu yang berlangsung dalam kondisi basah, Lorenzo menjadi pemenang. Dia unggul hampir 20 detik dari Pedrosa, sedangkan Stoner tak bisa menyelesaikan balapan setelah bersenggolan dengan pebalap Ducati, Valentino Rossi.